Konsumsi fast food dan soft drink sebagai faktor risiko obesitas

Muwakhidah, Tri DH. Situation and Trends. The samples in this study are students consisting of 80 obese high school teenagers and 80 non-obese high school teenagers. Educational outcomes associated with childhoodobesity in the United States: Jenisjenis unhealthy food yang merupakan faktor risiko diantaranya susu full cream, makanan western fast food, dan minuman manis.

Konsumsi minuman manis yang tinggi akan berpengaruh pada karbohidrat dan lemak dalam tubuh juga tinggi karena tidak adanya kandungan serat didalamnya sehingga dapat menyebabkan kegemukan atau obesitas 6.

Konsumsi fast food dan soft drink sebagai faktor risiko obesitas pada remaja Hal ini sejalan dengan penelitian pada remaja di daerah urban Cina yang menjelaskan bahwa ada hubungan antara uang saku dengan obesitas yaitu uang saku yang besar memberikan risko terhadap kejadian obesitas sebesar 1,9 kali Public Health Nutr ;12 Consumption of fast food was a risk factor for obesity in high school teenagers in Pontianak.

This study aimed to find out the prevalence of obesity and to investigate risk factors for energy intake and frequency of consumption of fast food and soft drinks on the incidence of obesity in high school students in Pontianak.

Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara asupan energi fast food lokal dengan obesitas. Le Cirano. Beberapa penelitian menunjukan konsumsi minuman manis dapat mengakibatkan kenaikan berat badan, khususnya minuman ringan berkarbonasi yang memiliki kadar gula tinggi The prevalence of obesity has been increasing in both developed and developing countries.

Relation between consumption of sugar sweetened drinks and chilhood obesity: Adanya hubungan antara asupan total energi yang lebih dengan obesitas ini juga dikemukakan oleh penelitian sebelumnya 35 yang menjelaskan bahwa konsumsi asupan total energi yang berlebihan dapat menyebabkan risiko obesitas sebesar 3,8 kali.

Increasing consumption of sugar sweeted beverage among US adults to Lancet ; Overweight and obesity [Internet].

KONSUMSI FAST FOOD DAN SOFT DRINK SEBAGAI FAKTOR RISIKO

Rasa manis dalam minuman ini membuat anak-anak banyak yang menyukai dan ketagihan. Hasil ini seperti dijelaskan dari penelitian yang dilakukan di Amerika 17 bahwa konstribusi soft drink lebih besar pada anak dan remaja yang mengalami obesitas. Meskipun secara statistik menunjukkan hubungan yang tidak bermakna, tetapi apabila dilihat dari jenis fast food lokal yang sering dikonsumsi oleh responden adalah berasal dari jenis gorengan.

Fast food habits, weight gain, and insulin resistance. Eur J Clin Nutr ; Meskipun secara statistik menunjukkan tidak terdapat adanya hubungan yang bermakna, tetapi menurut penelitian lain menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi fast food dua kali seminggu juga menimbulkan peningkatan rerata energi harian sebesar kkal, yang rata-rata setahun dapat menambah berat badan sebesar 8,8 kg Utami V.

Konsumsi minuman dan preferensinya pada remaja di Jakarta dan Bandung. Sejalan dengan penelitian terdahulu 29 yang menjelaskan bahwa anak yang memiliki tingkat kecukupan energi yang berlebih memiliki risiko obes 6,9 kali lebih besar daripada anak yang memiliki tingkat kecukupan energi yang baik.dan frekuensi konsumsi fast food dan soft drink terhadap kejadian obesitas pada remaja sekolah menengah atas (SMA) di Kota Pontianak.

Metode: Penelitian observasional dengan rancangan kasus. 11 Konsumsi Fast Food Sebagai Faktor Risiko Terjadinya Gizi Lebih pada Siswa SD Negeri 11 Manado Fauzul Badjeber*, Nova H.

Kapantouw*, Maureen Punuh*. Konsumsi fast food dan soft drink sebagai faktor risiko obesitas pada remaja. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 11(4), – Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 11(4), – Rouhani, M.H., Mirseifi nezhad, M., Omrani, N., Esmaillzadeh, A., & Azadbakh, L., ().Author: Rifai Ali, Nuryani Nuryani.

SOSIAL EKONOMI, KONSUMSI FAST FOOD DAN RIWAYAT OBESITAS SEBAGAI FAKTOR RISIKO OBESITAS REMAJA Socio-Economic, Fast Food Consumption and Obesity History as A Risk Factors of AdolescentAuthor: Rifai Ali, Nuryani Nuryani.

Jurnal Konsumsi fast food dan soft drink sebagai faktor risiko obesitas pada remaja

Ayu Ra ony, dkk: Konsumsi fast food dan soft drink sebagai faktor risiko obesitas pada remaja ibu bekerja memungkinkan lebih sering membelikan makanan untuk anaknya di luar r umah. pola konsumsi fast food dan serat sebagai faktor gizi lebih pada remaja Article (PDF Available) · July with 1, Reads DOI: /ujph.v5i

Konsumsi fast food dan soft drink sebagai faktor risiko obesitas
Rated 5/5 based on 37 review